Kamis, 07 Juni 2012

Hutan Dasong Harus dijaga kelestariannya Bukan DiEksploitasi



Hari itu adalah Kamis tanggal 24 mei 2012 untuk pertama kalinya aku menginjakan kaki di hutan dasong yang terletak di antara Danau Buyan dan Danau Tamblingan Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng. Saat itu aku pergi ke hutan dasong bersama kawan-kawan dari Komite Kerja Advokasi Lingkungan Hidup (KEKAL) untuk mengikuti sidak lapangan yang akan di lakukan oleh komisi III DPRD Bali terkait rencana PT. NBA untuk mengajukan penambahan izin pemanfaatan kawasan hutan dasong seluas 102 hektar.

Setelah semua berkumpul di sekretariat WalhiBali jam 9 pagi itu, mobil berwarna orange pun datang menjemput kami guna diajak  ke DPRD Bali agar bisa berangkat bersama ke hutan dasong barsama komisi III DPRD bali. yang mengendarai mobil tersebut adalah mas viar, dia adalah koordinator dari KEKAL, kami beranggotakan 6 orang yaitu, aku, Guntur, pande, mas haris, mas moko dan mas viar itu sendiri.

Dan setelah menepuh dua jam perjalanan dari Denpasar menuju hutan dasong, Sesaat sebelum memasuki kawasan taman wisata alam hutan dasong, dari dalam mobil aku melihat bahwa air di danau buyan sudah meluap, bahkan beberapa rumah penduduk disana sudah tergenang air dan terpaksa ditinggalakan, sungguh kasihan.

Sampai dikawasan taman wisata alam hutang dasong, pertama kali saat turun aku melihat bangunan yang ternyata setelah ditanyakan milik PT. NBA. PT. NBA adalah perusahaan yang mendapat izin prinsip dari kementrian kehutanan untuk memanfaatkan lahan seluas 20,3 hektar di kawasan hutan dasong. Disana sudah ada dua bangunan jadi dan satu bangunan yang baru di bangun, dan PT. NBA ingin kembali mengajukan izin pemanfaatan lahan seluas 102 hektar.

Suasana hutan dasong seperti pada daerah pegunungan pada umumnya yaitu sejuk dan udaranya sangat segar, berbeda dengan udara di perkotaan. Kawasan hutan yang hijau yang berdampingan dengan danau buyan, sangat indah untuk dipandang, tidak salah kawasan ini di jadikan tempat yang asik untuk berkemah oleh orang-orang yang suka dekat dengan alam.

Setelah mengobrol sebentar di depan, kamipun di ajak memasuki hutan dasong dengan berjalan kaki menempuh jarak sekitar 2 KM untuk mencapai kawasan yang dulunya digunakan oleh PT. NBA untuk mendirikan bangunan. Perlu diketahui bahwa dua bangunan yang ada di depan tadi adalah bangunan yang dipindahkan dari kawasan dalam hutan dasong karena kawasan tersebut sudah terendam air danau buyan yang meninggi.

Didalam perjalanan banyak bisa dijumpai jenis-jenis pepohonan, dan di sepanjang perjalanan kita juga bisa mendengar kicauan suara burung yang sangat merdu yang terbang bebas diantara pepohonan. Tidak bisa dibayangkan apabila nantinya jika hutan dasong akan di ekspoitasi, karena Hutan dasong merupakan salah satu hutan yang terletak di daerah hulu bali yang berfungsi sebagai daerah resapan air.

Selain itu ekspoitasi dalam bentuk apapun diwilayah hutan dasong adalah bentuk pelanggaran terhadap Perda no 16 tahun 2009 tentang rencana tata ruang wilayah provinsi bali yang menempatkan hutan dasong sebagai kawasan strategis. Jadi sudah seharusnya kita menjaga agar hutan dasong tetap lestari, bukan untuk dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan semata. Karena alam bukan warisan dari nenek moyang kita yang bisa kita manfaatkan dengan bebas, tetapi lingkungan merupakakan titipan dari tuhan yang harus kita sampaikan kepada anak cucu kita.

Sidak Hutan Dasong, Komisi III DPRD Bali Mendukung Gubernur Cabut Izin PT NBA



Janji komisi III DPRD bali untuk melakukan sidak lapangan ke Hutan Dasong di kawasan Danau Buyan – Danau Tamblingan akhirnya dilakukan kamis (24/5/2012). Dalam sidak lapangan komisi III DPRD Bali yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi III I GM Suryantha Putra Sena tersebut turut serta Kepala Seksi I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali Soemarsono, Dinas Kehutanan Provinsi Bali, serta aktivis Komite Kerja Advokasi Lingkungan Hidup (KEKAL) Bali.

Dalam sidak lapangan kemarin I GM Suryantha Putra Sena menanyakan kepada BKSDA bali dasar pertimbangan BKSDA memberikan kajian sehingga SK Menteri Kehutanan No. 283 per tanggal 16 agustus tahun 2007 tentang izin prinsip pemanfaatan hutan dasong sebagai taman wisata alam diberikan kepada PT. NBA, dalam kesempatan itu BKSDA yang diwakili oleh Soemarsono Kepala Seksi 1 BKSDA Bali menjelaskan bahwa kajian yang diberikan oleh BKSDA Bali kepada Menteri kehutanan adalah kajian dari segi teknis saja yang merupakan wewenang dari BKSDA Bali bukan kajian dari segi sosial budaya.

Selain itu I GM Suryantha Putra Sena Menanyakan tentang kewajiban yang sudah dilakukan oleh PT NBA dalam mengelola taman wisata alam hutan dasong sesuai dengan izin prinsip yang telah diberikan oleh menteri kehutanan, soemarsono mengatakan bahwa selama ini PT NBA belum melakukan kewajibannya seperti yang diamanatkan dalam SK Menteri Kehutanan No 283 tahun 2007 seperti melaporkan kegiatan pengelolaan hutan dasong yang seharusnya diberikan kepada BKSDA Bali untuk dilaporkan kepada Menteri Kehutanan.

Menurut I GM Suryantha Putra Sena Kewajiban yang harus dilakukan PT NBA tersebut selain harus mematuhi izin prinsip juga harus disesuasikan dengan Perda No 16 tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali karena Hutan Dasong merupankan kawasan suci dan kawasan strategis provinsi dalam Perda RTRWP Bali.

Tentang keinginan PT NBA untuk memohon pertambahan pemanfaatan lahan seluas 100 ha di kiawasan hutan dasong, I GM Suryantha Putra Sena mengatakan itu sangat aneh karena lahan seluas 20,3 ha saja tidak dapat dimanfaatkan dengan baik apalagi mau menambah seluas 100 ha lagi, karena mengurus hutan tersebut tidak mudah dan komisi III berjanji akan memanggil PT NBA untuk berkoordinasi mengenai pengelolaan taman wisata alam di hutan dasong.

I GM Suryantha Putra Sena sebagai sekretaris Komisi III DPRD Bali juga mendukung usul Gubernur Bali untuk mencabut izin prinsip PT NBA kepada menteri kehutanan, alasannya PT NBA tidak melakukan kewajibannya selama lima tahun sesuai izin prinsip yang dikeluarkan oleh menteri kehutanan dan juga karena hutan dasong merupakan kawasan suci dan kawasan strategis provinsi sehingga hutan dasong tersebut harus dilindungi.

Ada Apa Di Balik Perhitungan Pajak Bali International Park



Latar Belakang :

Pembangunan Bali Internasional Park (BIP) yang memanfaatkan momentum KTT APEC XXI mendapat kecaman dari elemen mahasiswa, LSM dan Masyarakat yang perduli akan lingkungan di bali, seperti yang dirilis di berbagai media bahwa menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa menyatakan akan melaksanakan KTT APEC XXI di Nusa Dua dan tidak jadi menggunakan BIP. Jadi logikanya kalau KTT APEC XXI akan diselenggarakan di nusa dua untuk apa BIP dibangun, padahal di Bali selatan sudah kelebihan pembangunan untuk akomodasi pariwisata. seandainya BIP ini diberi ijin, maka tidak menutup kemungkinan akan ditiru investor lain dengan menggunakan even-even internasional lainnya untuk memuluskan proyeknya.

Persoalan sengketa agraria di lahan yang akan dibangun sarana KTT APEC XXI ini juga menuai protes, Pembangunan BIP direncanakan diatas banyaknya permasalahan di areal yang akan dibangun. Mulai dari HGB atas tanah seluas 280 ha yang dikuasai oleh PT. Citratama Selaras yang diduga sebagai tanah terlantar bila merujuk PP 11 th 2010 tentang penertiban tanah terlantar. Terlebih ada dugaan kuat bahwa proses pembebasan tanah dilakukan dengan cara-cara tidak fair. Termasuk fakta-fakta bahwa ada ratusan KK Petani yang tergabung dalam Serikat Petani Dompa Jimbaran yang terancam kehilangan tanahnya dan rumahnya bila BIP dibangun.

Selain itu terdapat kejanggalan proses pengalihan HGB dari PT. Citratama Selaras ke PT. Jimbaran Hijau terutama terkait dengan besaran BPHTB (Bea Pengalihan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang dibayarkan oleh PT, Jimbaran Hijau kepada negara. tanah yang begitu strategis secara ekonomi hanya dihitung NJOP (Nilai Jual Objek Pajak)-nya 6,4 juta sampai dengan 10,3 juta per are, Akibat perhitungan NJOP yang dianggap terlalu rendah itu, PT. Jimbaran Hijau hanya membayar BPHTB sebesar 7,2 Milyar.

Rumusan Masalah
Apakah pengalihan HGB  antara PT.CTS dengan PT. Jimbaran Hijau dikenakan BPHTB bagi PT.Jimbaran Hijau sebagai penerima hak  dan juga Pph bagi PT.CTS sebagai pengalih Hak? Apa yang menjadi dasar hukumnya?


Analisa
Dalam transaksi pengalihan HGB dari PT.CTS ke PT. Jimbaran Hijau seharusnya Dinas Pendapatan Daerah Badung mendapatkan BPHTB dari PT.jimbaran hijau sebagai penerima hak dan Pph dari PT.CTS dari sebagai pengalih hak sebesar 5% dari nilai transaksi.

Penghitungan BPHTB :.
Dari surat yang diterima walhi bali luas tanah yang dilakukan pemindahan haknya dari PT. CTS ke PT. Jimbaran Hijau adalah seluas 1.763.219 M2 atau 176,3219 Ha dengan rincian pengenaan nilai jual objek pajaknya sebagai berikut :
Tanah seluas 2.800M2 dengan NJOP-PBB Rp 64.000/M2                = Rp 179.200.000,00
Tanah seluas 6.190M2 dengan NJOP-PBB Rp 103.000/M2              = Rp 637.570.000,00
Tanah seluas 1.154.229M2 dengan NJOP-PBB Rp 82.000/M2         = Rp 143.846.778.000
Perhitungan BPHTB yang harus dibayar PT. Jimbaran Hijau Adalah Harga perolehan objek pajak – nilai jual objek pajak tidak kena pajak x 5% adalah Rp 144.663.548.000 – Rp 60.000.000 x 5% = Rp 7.230.177.400.
Jadi BPHTB yang harus dibayar PT. Jimbaran Hijau kepada dispenda badung adalah Rp 7.230.177.400.
Penghitungan BPHTB bagi PT. Jimbaran Hijau ini sesuai dengan pasal 88 ayat (1) yang menyatakan tarif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan ditetapkan paling tinggi sebesar 5%.

Selain itu PT. CTS sebagai pengalih hak juga harus membayar Pph sebesar 5% dari nilai transaksi kepada dinas pendapatan daerah badung sesuai dengan pasal 4 ayat (1) peraturan pemerintah republic Indonesia nomor 79 tahun 1999 tentang perubahan kedua atas peraturan pemerintah nomor 48 tahun 1994 tentang pembayaran pajak penghasilan atas penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan yang menyatakan Besarnya pajak penghasilan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 ayat (1) adalah 5% dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.
Pph = harga perolehan objek pajak x 5% = Rp. 144.663.548.000 x 5% = Rp. 7.233.177.400
Sehingga seharusnya Dinas pendapatan daerah kabupaten badung, menerima total dari PT. CTS dan juga PT. JH adalah sebesar Rp. 14.463.354.800 bukan Rp. 7.230.177.400,00 seperti yang diberitakan.

Hamster Hewan Pengerat Yang Lucu



“Pengen punya binatang peliharaan seperti anjing pom ataupun kucing anggora, tetapi apadaya uang tidak mencukupi”

                Kamis siang tanggal 7 juni 2012 aku iseng pergi ke pasar burung satria di jalan veteran, jarang pasar burung dari kost memang tidak terlalu jauh, Cuma 10 menit naik sepeda motor, keinginan awalnya hanyalah untuk menanyakan harga anjing pom ataupun kucing angora yang sudah lama aku inginkan sebagai hewan peliharaan di rumah.

            Sampai di pasar burung satria dan setelah memarkirkan sepeda motor, lalu aku berjalan-jalan keliling pasar, sambil melihat hewan-hewan yang dijual di pasar burung satria tersebut. Disana aku melihat para pedagang menjual hewan-hewan seperti burung, ayam, kelinci, kucing, anjing, ikan, marmot, dan masih banyak lagi, bahkan di sana juga ada pedagang yang menjual hewan reptile seperti ular dan juga tokek.

            Sesuai tujuan awal akupun mencari pedagang yang menjual anjing pom, setelah ketemu langsung aja aku masuk ketempat dagangannya untuk melihat anjing pom itu, anjingnya sehat dan aktif tapi melihat harganya yang dipasang dikandangnya buat aku berpikir ribuan kali untuk membelinya, alhasil aku langsung meninggalkan lapak pedagang tersebut dan mencari sasaran berikutnya.

            Tidak jauh dari pedagang anjing pom itu, aku masuk ke lapak pedagang yang menjual kucing angora, kucingnya sangat lucu dan gemuk, memang sih harga yang ditawarkan ngga terlalu mahal seperti yang ada di internet, tapi untuk biaya perawatannya kucing jenis ini terkenal mahal, apalagi untuk makannya, alhasil niat untuk membeli kucing anggora tadipun dibatalkan.

            Tapi karena keinginan punya binatang peliharaan begitu kuat, akupun mencari binatang yang bisa aku pelihara dan tentu harganya tidak mahal. Aku mulai berpikir untuk membeli marmot, kelinci atau hamster dan akupun keliling lagi untuk mencari serta menanyakan harga ketiga binatang tersebut.

            Rata-rata harga ketiganya tidak lebih dari 30 ribu per ekor, namun setelah melihat-lihat akupun tertarik untuk memelihara hamster, selain tingkahnya yang lucu badannya yang gendut juga biaya perawatannya yang ngga terlalu mahal. Marmot menurutku juga lucu tapi baunya yang tidak enak tersebut mengurungkan niatku untuk memeliharanya, kelinci juga bagus tapi harga kandangnya mahal.

            Setelah memilih-milih hamster yang akan dibeli, maka aku memilih dua hamster jantan dan betina jenis winter white golden black eyes yang harganya 30 ribu satu ekor, ada juga hamster jenis ini tetapi yang red eyes namun harganya lumayan mahal yakni 50 ribu per ekornya.

            Setelah mendapatkan hamsternya saatnya memilih kandang dari hamster tersebut, harga yang ditawarkanpun cukup bervariasi dari 40 ribu sampai 200 ribu tergantung besarnya kandang dan aksesoris di dalamnya. Karena hamster yang aku beli masih kecil aku putuskan membeli kandang yang tidak terlalu besar yang penting aksesorisnya agar si hamster bisa bermain dan nyaman dikandangnya, maka aku putuskan untuk membeli kandang yang harganya 50 ribu.

            Tidak lupa aku juga membeli makanannya berupa biji bunga matahari yang harganya 5 ribu perbungkus dan cukup untuk makanannya seminggu, serta membeli sabut kayu untuk diisi di dalam kandangnya agar hamsternya hangat yang harganya 10 ribu. Total belanjaan untuk memelihara hamster hari itu adalah 125 ribu, dan setelah itu aku balik lagi ke kost, kalau dipikir-pikir masi lebih murah dari pada harus memelihara anjing pom ataupun kucing angora.

            Sampai di kost aku langsung melihat dua ekor peliharaanku yang baru yaitu hamster, mereka sangat lincah bermain dikandangnya, dan ketika aku masukkan biji bunga matahari, merekapun dengan lahap langsung memakannya. Senangnya punya hewan peliharaan yang lucu tetapi ngga mahal, semoga hamster-hamsterku cepat dewasa dan cepat punya anak.

Hoorrreeeeiii Ikan Nila Di Kolam Uda Beranak



Rabu sore tanggal 6 juni tahun 2012 seusai pulang dari tabanan untuk menghadiri acara pengabenan mertua kakakku, aku rebahan di kamar kost untuk beristirahat karena dari kemarin malamnya aku menginap di Tabana bareng kawan-kawan dari Walhi Bali dan FrontierBali dan tidak sempat tidur karena kami asik untuk bermain kartu.

            Tidur dari jam setengah 4 dan terbangun sekitar jam 6 sore lumayan dapat istirahat, walaupun masi terasa capek, tapi aku harus selesaikan tugas dari bli gendo yaitu memanaskan motor, karena sudah hampir seminggu ditinggal ke Tabanan motor tersebut tidak pernah dihidupkan, membersihkan akuarium yang ada di kamarnya dan juga membersihakan kolam ikan.

            Pekerjaan pertama yaitu memanaskan mesin motor sangat mudah dilakukan dan dilanjutkan dengan dengan membersihkan akuarium yang ada dikamar bli Gendo, untuk hal ini juga tidak terlalu sulit untuk dikerjakan, karena selain akuariumnya kecil, ikan yang ada di akuarium tersebut juga dua ekor, yakni jenis ikan mas koki, ikannya sangat gemuk dan lucu.

            Nah pekerjaan yang terakhir yang lumayan sulit, karena harus membersihkan kolam ikan, selain harus menyambungkan selang untuk membuang air ke got sebelah, aku juga harus menangkap ikan yang lumayan banyak yang di pelihara sama bli gendo. Jenis ikan yang dipelihara di kolam ini ada ikan nila, hiu tawar, tawes, koi dan juga ikan sapu-sapu. Dulunya ada juga ikan lele yang sudah dipelihara dari kecil, namun setelah lumayan besar ikan lelenya loncat keluar kolam dan dimakan oleh kucing. L

            Setelah menunggu kurang lebih satu setengah jam, akhirnya air di kolam pun tinggal sedikit, dan saat itu aku mulai menangkap ikan-ikan yang ada di kolam tersebut. Ikan-ikan yang aku tangkap menggunakan jaring tersebut selanjutnya aku pindahkan untuk sementara ke ember, namun aku terkejut karena pas menyaring ikan tersebut aku melihat banyak sekali ikan yang masih sangat kecil-kecil, dan ketika aku lihat lagi ternyata ikan nila yang sudah dipelihara oleh bli gendo selama hampir empat bulan sudah beranak.

            Lalu akupun memisahkan anak-anak ikan nila tadi dengan ikan-ikan yang lain, setelah kolam benar-benar bersih dan airnya sudah diganti dengan air yang lebih bersih, aku memasukkan kembali ikan-ikan yang di ember tadi kembali ke kolam, tidak lupa juga aku masukkan lagi anak-anak ikan nilanya. Semoga ikan nilanya kembali bisa beranak, dan anak-anak ikan nilanya bisa tumbuh dengan cepat. J
            

Rabu, 15 Februari 2012

PERUBAHAN IKLIM dan CARA MENANGGULANGINYA











Perubahan iklim merupakan wacana global yang banyak di perbincangkan di indonesia maupun diseluruh dunia. Perbincangan ini begitu menyorot banyak kalangan yang merasakan dampak dari perubahan iklim sehubungan dengan aktifitas yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Aktifitas manusia yang mengalami perubahan secara drastis akibat berkembangnya IPTEK yang secara menyeluruh telah membawa pengaruhnya terhadap perubahan iklim di seluruh dunia.

Ini sungguh menakjubkan. Bagaimana tidak, di zaman yang modern seperti sekarang ini, segala sesuatunya bisa dibuat mudah dan praktis oleh manusia dengan menggunakan IPTEK yang ada. Walaupun semua mengetahui bahwa sesuatu yang praktis belum tentu membawa manfaat di kemudian hari. Perubahan iklim itu sendiri merupakan berubahnya kondisi fisik atmosfer bumi antara lain suhu dan distribusi curah hujan yang membawa dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan manusia. Sektor kehidupan itu mencakup hal-hal yang di nilai penting dalam memberikan kehidupan dan penghidupan manusia di muka bumi ini. Namun, perlahan-lahan semuanya berubah memberikan dampak buruk seiring perubahan iklim yang terjadi. Diperkuat perubahan iklim sekarang ini sudah tidak dapat dihindari lagi. Semua telah menghukum pelaku timbulnya perubahan iklim itu sendiri. Tentunya, pelaku tersebut adalah manusia.

Manusia terbukti sebagai pelaku yang berperan besar terhadap perubahan iklim tersebut. Kebanyakan bisa dilihat dari aktifitas manusia yang menjadi penyebab paling besar dari perubahan ilkim yang terjadi, Asap kendaraan bermotor yang kita gunakan setiap hari dan pembalakan atau penebangan hutan secara liar merupakan segelintir perbuatan manusia yang menyebabkan perubahan iklim itu terjadi yang membawa bencana bagi kelangsungan hidup manusia baik untuk saat ini dan yang akan datang.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi pemanasan global sehingga perubahan iklim yang membawa dampak buruk terhadap berbagai sektor kehidupan manusia dapat diminimalisir. Salah satunya penanaman pohon kembali (Reboisasi) atau mengganti kendaraan yang hemat energi. Reboisasi maupun alternatif mengganti kendaraan hemat energi sangat berperan penting dalam mencegah pemanasan global. Dengan menggerakkan program tersebut, diharapkan perlahan-lahan pemanasan global dapat diatasi. Meski penanaman pohon itu dilakukan secara perlahan-lahan tapi pasti akan memberikan pengaruh yang positif terhadap perubahan iklim yang semakin merajalela. Terlebih lagi, begitu banyaknya polusi yang dihasilkan oleh berbagai jenis kendaraan bermotor atau pabrik-pabrik yang membuat kenaikan suhu sehingga menyebabkan Global Warming terjadi.

Akibat dari Perubahan iklim itu akan menghukum manusia sendiri. Berbagai kondisi yang bertentangan dengan akal sehat terjadi akibat perubahan iklim tersebut, misalnya Arah angin serta kecepatannya tidak dapat diprediksi secara cepat sehingga secara langsung dapat memberikan pengaruh buruknya terhadap perubahan iklim yang terjadi. Ini semua tidak akan terjadi apabila hutan sebagai paru-paru dunia yang sangat berperan dalam menanggulangi perubahan iklim yaitu untuk menyerap asap-asap berbahaya yang di keluarkan dari kendaraan bermotor maupun dari pabrik-pabrik tidak di tebang secara bebas. Dengan banyaknya hutan di dunia terutama di Indonesia yang gundul membuat asap berbahaya tersebut tidak dapat tersaring yang membuat cahaya yang berasal dari matahari tidak dapat dipantulkan kembali dan membuat bumi semakin panas sehingga dapat menyebabkan Global Warming. Global Warming yang terjadi menyebabkan Kenaikan temperatur di seluruh dunia terutama Indonesia ini sangat berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem es di kutub bumi akan mencair yang membuat pulau-pulau di dunia akan tenggelam, meningkatnya suhu lautan, kekeringan yang berkepanjangan, penyebaran wabah penyakit, banjir besar-besaran, dan gelombang badai besar juga berpengaruh terhadap pemanasan global sehingga menimbulkan perubahan ilkim.

Hal yang dianggap sebelah mata tetapi menghasilkan dampak buruk yang besar terhadap perubahan iklim yang terjadi adalah pembakaran sampah (plastik organik maupun non organik) yang terus menerus sehingga menghasilkan asap, serta penggunaan bahan bakar fosil batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuh-tumbuhan untuk mengabsorbsinya. Akibatnya akan terjadi yang namanya climate exchange atau perubahan iklim yang sangat drastis (ekstrim) yaitu efek rumah kaca(Green House Effect) yang dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Selain pembakaran,penggunaan AC dan kulkas yang mengandung zat CFC juga sangat berbahaya dimana zat kimia itu akan mempercepat penipisan lapisan ozon di bumi. Disini jelas terlihat bahwa kemajuan IPTEK yang menyebar di seluruh dunia ini memberikan pengaruh buruknya terhadap perubahan iklim di Bumi.

Banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai warga Bumi untuk turut berperan serta mengatasi peristiwa Pemanasan Global (Global Warming) dan Perubahan Iklim (Climate Change) yang sedang dialami Bumi, dimulai dari hal-hal kecil yang dapat dilakukan oleh semua orang dari rumah tempat kita tinggal, diantaranya seperti hal-hal berikut ini:

1). Hemat Pemakaian Listrik :
Matikan peralatan listrik jika sedang tidak digunakan. Hanya menggunakan peralatan listrik ketika kita membutuhkannya. Tidak menggunakan peralatan yang menggunakan listrik; jika dapat dengan mudah dilakukan dengan tangan, seperti membuka kaleng, botol dsb. Hubungkan lampu di halaman rumah dengan sebuah alat pengatur waktu (timer) atau fotocel sinar matahari. Gunakan jenis lampu fluorescent dan lampu hemat energi untuk menghemat listrik. Jenis lampu hemat energi akan memangkas 80 % boros listrik daripada lampu pijar.
Matikan peralatan listrik dan gunakan penerangan seminimal mungkin di malam hari ketika akan pergi tidur. Matikan pemanas air sebelum Anda berangkat untuk pergi berlibur. Ganti  kulkas lama jika sudah boros listrik dan jangan lupa defrost kulkas anda secara teratur. Bersihkan dan keluarkan barang/makanan yang tidak perlu dari kulkas setiap minggu. Jangan masukkan makanan panas di dalam lemari es. Jangan terlalu sering dan dalam waktu lama membuka pintu lemari es, karena akan boros listrik.

2). Hemat Pemakaian Air :
Jangan mencuci piring dengan air yang mengalir terus menerus. Jangan menggosok gigi, juga dengan kran air yang mengalir, karena air akan banyak terbuang. Mandi menggunakan gayung yang terukur dan seperlunya, daripada pakai kran shower dengan air mengalir atau berendam pada ‘bath-tub’. Demikian pula untuk mencuci mobil, cukup gunakan ember dan gayung daripada menggunakan selang dengan air mengalir.

3). Manfaatkan Sumber Energi dari Alam :
Gunakan tenaga surya untuk rumah dan pemanas air. Gunakan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian Anda. Gunakan pencahayaan dari sinar matahari secara optimal, bukannya mengandalkan lampu listrik. Buka jendela, agar angin dapat berhembus masuk untuk menyejukkan dan menyegarkan  ruangan di rumah anda, daripada menggunakan penyejuk udara buatan yang boros listrik seperti AC. 

4). REUSE (Gunakan Kembali) Dan lain-lainnya :
Gunakan keramik atau gelas cangkir kopi bukan cangkir sekali pakai seperti yang terbuat dari plastic dan Styrofoam. Gunakan kembali kantong plastik dan wadah penyimpan barang lainnya. Gunakan kertas bekas surat dan amplopnya, kalender bekas, untuk kertas corat-coret atau catatan keperluan sehari-hari.

5). REDUCE ( Berhemat ) Dan lain-lainnya :
Hemat penggunaan kertas dan tissue karena terbuat dari kayu yang harus ditebang dari pohon di hutan, sedangkan hutan dibutuhkan untuk menetralisir emisi CO2 di udara. Memelihara, merawat dan memperbaiki barang-barang yang kita miliki dan sudah digunakan daripada sering membeli baru. Prioritaskan membeli produk yang berlabel ramah lingkungan. Beli produk yang bisa didaur ulang atau terbuat dari bahan daur ulang.

6). RECYCLE ( Daur Ulang ) Dan lain-lainnya :
Gunakan pakaian yang terbuat dari bahan yang ramah lingkungan. Gunakan tas daur ulang untuk menyelamatkan lingkungan.  Recycle segalanya: koran, botol dan kaleng, plastik, kulit, kaca dan aluminium serta bahan anorganik lainnya. Bagi Anda yang suka berkreasi manfaatkan sampah non organik untuk didaur ulang menjadi produk kerajinan tangan yang indah.

Kumpulkan sampah dan buang di tempat yang sesuai dengan peruntukkannya, jika memungkinkan pisahkan yang organik dan non organik. Sampah organik bisa dimanfaatkan untuk pupuk kompos sedangkan yang non organik bisa diolah kembali menjadi barang yang memberikan manfaat, daripada dibuang sembarangan misalnya ke sungai, danau dan laut terutama yang terbuat dari plastik sungguh akan merusak lingkungan, karena bahan plastik yang asal mulanya dibuat dari minyak bumi ini, baru bisa terurai minimal setelah mencapai waktu 200 tahun. Oleh karenanya, jangan buang sampah an organik secara sembarangan, karena bisa mencemari lingkungan.

7). Hijaukan Lingkungan ( Go Green ) di halaman rumah.
Pohon-pohon yang kita tanam di halaman rumah sekecil apa pun halamannya, sudah pasti akan berperan untuk menetralisir CO2 di udara sekaligus menyegarkan dan menyehatkan kita. Jadi jangan ragu untuk mulai menanam pohon dan terus tambah koleksi tanaman di halaman rumah. Mau tanaman hias, bunga, buah atau apotik hidup, sayuran dan bumbu dapur tidak masalah. Dan jika sebagian besar warga bumi melakukannya, akan memberikan manfaat yang sangat signifikan untuk mereduksi CO2 di udara dan pada akhirnya pemanasan global pun dapat diredam.   Gunakan pupuk organik untuk menyuburkan tanaman, atau pupuk kompos yang bisa kita buat sendiri, lebih hemat dan ramah lingkungan.

8). Informasikan Bahaya Pemanasan Global, kepada yang lainnya:
Beritahu kepada sebanyak mungkin orang sebagai warga Bumi, akan bahaya Pemanasan Global. Ajarkan anak dan cucu untuk menghormati serta turut menjaga alam dan lingkungan. Dan yang terakhir, 

9). Efisiensi Penggunaan Kendaraan Bermotor :
Biasakan berjalan atau bersepeda, yang tentunya lebih menyehatkan dan ramah lingkungan, misalnya untuk tujuan dekat seperti berbelanja ke supermarket di sekitar rumah.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat, dan kita juga ikut menjadi sebagai bagian dari solusi, serta ikut berpartisipasi aktif dalam menghadapi Peristiwa Pemanasan Global yang terjadi saat ini. Semoga semua langkah-langkah kecil tersebut di atas jika sebagian besar warga Bumi melakukannya ditambah kebijakan pro lingkungan dari para pemimpin dunia untuk menekan emisi global, demi terciptanya Bumi yang lebih baik agar dapat diwariskan dan dinikmati oleh generasi penerus, yaitu anak cucu kita sendiri.
STOP GLOBAL WARMING
SAVE OUR EARTH FOR BETTER FUTURE

Perubahan Iklim Dunia : Apa dan Bagaimana


Pada awal Februari 2007 yang lalu Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) merilis laporan mengenai penjelasan ilmiah, hasil pengamatan dan proyeksi dampak perubahan iklim dunia. Laporan tersebut juga memaparkan sejauh mana kontribusi manusia dalam perubahan iklim tersebut. Tulisan berikut dimaksudkan untuk memberikan gambaran singkat tentang pesan dari laporan tersebut. Untuk mempermudah penyampaian, tulisan ini disajikan dalam bentuk tanya jawab.
Apakah pengertian iklim?
Iklim adalah rata-rata dan variasi temperatur, penguapan, presipitasi dan angin selama periode tertentu yang berkisar dalam hitungan bulan hingga jutaan tahun.
Apakah perbedaan antara iklim dengan cuaca?
Secara singkat iklim bisa dikatakan sebagai rata-rata dari cuaca. Bedanya, memperkirakan cuaca untuk jangka waktu lebih dari beberapa hari relatif sangat sulit karena sifat ketidakpastiannya yang tinggi. Sebaliknya, memperkirakan perubahan iklim yang disebabkan oleh perubahan komposisi atmosfer atau faktor-faktor lainnya, secara umum, relatif bisa dilakukan.
Apa yang mempengaruhi iklim bumi?
Iklim di bumi sangat dipengaruhi oleh kesetimbangan panas di bumi. Aliran panas dalam sistem iklim di bumi bekerja karena adanya radiasi. Sumber utama radiasi di bumi adalah matahari.
Bisa dijelaskan bagaimana mekanisme kesetimbangan panas tersebut?
Dari seluruh radiasi matahari yang menuju ke permukaan bumi, sepertiganya dipantulkan kembali ke ruang angkasa oleh atmosfer dan oleh permukaan bumi (lihat Gambar 1). Pemantulan oleh atmosfer terjadi karena adanya awan dan partikel yang disebut aerosol. Keberadaan salju, es dan gurun memainkan peranan penting dalam memantulkan kembali radiasi matahari yang sampai di permukaan bumi.
Dua pertiga radiasi yang tidak dipantulkan, besarnya sekitar 240 Watt/m2, diserap oleh permukaan bumi dan atmosfer. Untuk menjaga kesetimbangan panas, bumi memancarkan kembali panas yang diserap tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek. Sebagian radiasi gelombang pendek yang dipancarkan oleh bumi diserap oleh gas-gas tertentu di dalam atmosfer yang disebut gas rumah kaca. Selanjutnya gas rumah kaca meradiasikan kembali panas tersebut ke bumi. Mekanisme ini disebut efek rumah kaca. Efek rumah kaca inilah yang menyebabkan suhu bumi relatif hangat dengan rata-rata 14oC, tanpa efek rumah kaca suhu bumi hanya sekitar -19oC.
Sebagian kecil panas yang ada di bumi, yang disebut panas laten, digunakan untuk menguapkan air. Panas laten ini dilepaskan kembali ketika uap air terkondensasi di awan (lihat Gambar 1).

Gambar 1: Sistem kesetimbangan panas di bumi
Apa saja yang termasuk dalam kelompok gas rumah kaca?
Gas rumah kaca yang paling dominan adalah uap air (H2O), kemudian disusul oleh karbondioksida (CO2). Gas rumah kaca yang lain adalah methana (CH4), dinitro-oksida (N2O), ozone (O3) dan gas-gas lain dalam jumlah yang lebih kecil.
Apakah yang disebut dengan pemanasan global?
Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfer di dekat permukaan bumi dan laut selama beberapa dekade terakhir dan proyeksi untuk beberapa waktu yang akan datang.
Apakah pemanasan global memang sedang terjadi?
Pengamatan selama 157 tahun terakhir menunjukkan bahwa suhu permukaan bumi mengalami peningkatan sebesar 0,05 oC/dekade. Selama 25 tahun terakhir peningkatan suhu semakin tajam, yaitu sebesar 0,18 oC/dekade (lihat Gambar 2). Gejala pemanasan juga terlihat dari meingkatnya suhu lautan, naiknya permukaan laut, pencairan es dan berkurangnya salju di belahan bumi utara.

Gambar 2: Kenaikan suhu rata-rata bumi selama 157 tahun terakhir
Bagaimana pemanasan global bisa terjadi?
Pemanasan global terjadi akibat dari peningkatan efek rumah kaca yang disebebakan oleh naiknya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Semakin tinggi konsentrasi gas rumah kaca maka semakin banyak radiasi panas dari bumi yang terperangkap di atmosfer dan dipancarkan kembali ke bumi. Hal ini menyebabkan peningkatan suhu di permukaan bumi. Peningkatan suhu iklim juga bisa dikarenakan peningkatan radiasi matahari, namun efeknya relatif sangat kecil.
Apa yang menyebabkan peningkatan gas rumah kaca?
Aktifitas manusia diyakini sebagai sebab meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca.
Bagaimana peran manusia dalam mempengaruhi peningkatan konsentrasi gas rumah kaca?
Kegiatan manusia, terutama berupa pembakaran bahan bakar fosil dan aktifitas pertanian, menghasilkan emisi berupa gas rumah kaca yaitu CO2, CH4, N2O dan halokarbon (kelompok gas yang mengandung florine, klorin dan bromin). Gas-gas tersebut terakumulasi di atmosfer sehingga menyebabkan peningkatan konsentrasi seiring dengan perjalanan waktu. Peningkatan ini sangat kentara pada era industri seperti ditunjukkan pada gambar berikut.

Gambar 3: Konsentrasi beberapa gas rumah kaca selama 2000 tahun terakhir.
Seberapa besar kontribusi manusia dalam pemanasan global jika dibandingkan dengan faktor-faktor alam yang lain?
Pemanasan atau pendinginan global dipengaruhi oleh faktor alam dan faktor manusia. Yang termasuk faktor alam adalah tingkat radiasi matahari dan letusan gunung. Naik turunnya radiasi matahari berpengaruh terhadap naik turunnya suhu bumi. Sementara, letusan gunung berapi memberikan efek penuruanan suhu bumi untuk beberapa saat. Aktifitas manusia juga memberikan efek pada naik turunnya suhu bumi. Namun jika diakumulasi, maka secara keseluruhan aktifitas manusia pada peningkatan suhu bumi jauh lebih besar daripada kontribusi faktor-faktor yang lain . Besarnya kontribusi terhadap pemanasan global disebut dengan istilah radiative forcing. Semakin besar radiative forcing semakin besar kontribusinya terhadap pemasan global (lihat gambar di bawah).

Gambar 4: Komponen radiative forcing dari manusia dan alam (radiasi matahari).
Apakah peningkatan uap air di atmosfer akibat pemanasan global akan memperbesar efek rumah kaca?
Betul. Inilah yang disebut sebagai efek umpan balik positif (positive feedback effect).
Apakah ada positive feedback effect yang lain?
Ada, yaitu mencairnya es dan salju akibat pemanasan global. Dengan mencairnya es dan salju, permukaan tanah yang sebelumnya tertutup menjadi terbuka. Karena tanah lebih gelap dari salju dan es maka akan semakin banyak panas yang diserap oleh permukaan bumi yang pada akhirnya meningkatkan suhu bumi.
Apakah fenomena iklim yang ekstrim akhir-akhir ini berhubungan dengan pemanasan global?
Banyak data statistik memang menunujukkan demikian. Angka kejadian fenomena iklim yang ekstrim selama satu abad terakhir ini menujukkan peningkatan. Diantara kejadian ektrim tersebut antara lain adalah lamanya musim kering di Australia (2003), tingginya suhu saat musim panas di Eropa (2003), lamanya musim badai di Amerika Utara (2004 dan 2005), tingginya curah hujan di India (2005), dan sebagainya. Sebaliknya, jumlah kejadian ekstrim yang lain seperti malam yang sangat dingin mengalami penurunan.
Mungkinkah pemanasan global hanya diakibatkan oleh variasi alamiah?
Sangat kecil kemungkinan bahwa pemanasan global hanya disebabkan oleh variasi alamiah. Model iklim yang hanya memperhitungkan variasi alam (terutama aktifitas matahari dan letusan gunung) tanpa mempertimbangkan efek gas rumah kaca gagal menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kenyataan/pengamatan. Hasil simulasi menjadi akurat setelah memasukkan efek gas rumah kaca ke dalam model. Hal ini seperti ditunjukkan pada gambar berikut.

Gambar 5: Model iklim dengan dan tanpa memasukkan faktor manusia
Apakah kejadian-kejadian iklim yang ekstrim akan mengalami perubahan seiring dengan perubahan iklim dunia?
Jawabnya, ya. Gelombang panas diperkirakan akan semakin intensif, lebih sering dan berlangsung lebih lama. Di daerah dengan empat musim, jumlah hari dengan suhu lebih rendah dari suhu beku akan semakin berkurang. Musim panas akan lebih kering dan musim dingin akan menjadi lebih lembab. Disamping itu, intensitas badai tropis akan semakin tinggi.
Jika emisi gas rumah kaca dikurangi, seberapa cepat konsentarsi gas-gas tersebut di atmosfer akan berkurang?
Jawabannya tergantung dari jenis gasnya. Konsentrasi sebagian gas akan langsung berkurang seketika dengan adanya pengurangan emisi, namun sebagian lagi bahkan ada yang tetap meningkat selama beberapa abad setelah pengurangan tersebut (lihat gambar berikut).
Gambar 6: Penuruanan konsentrasi gas rumah kaca setelah adanya pengurangan emisi (a) gas CO2, (b) gas rumah kaca dengan daur hidup 120 tahun, dan (c) gas rumah kaca dengan daur hidup 12 tahun.